Tempatnya Ilmu Internet

Prospek Kerja Agribisnis, serta Kelebihan dan Kekurangannya

Kamu masih bingung dalam menentukan jurusan saat kuliah nanti? Jika kamu menggemari pelajaran biologi, suka bertanam atau berminat mengembangkan hasil bumi, jurusan Agribisnis cocok untukmu. Prospek kerja Agribisnis serta kelebihan dan kekurangan jurusan agribisnis yang perlu Anda tau.Prospeknya tidak hanya terbatas pada bidang pertanian saja. Agar lebih jelas, yuk simak pembahasannya di bawah ini.

Seputar Jurusan Agribisnis

Prospek Kerja Agribisnis, sumber: Pixabay

Pada beberapa perguruan tinggi, jurusan Agribisnis juga disebut dengan nama Sosial Ekonomi Pertanian dan berada di bawah Fakultas Pertanian. Kecuali di IPB, Agribisnis berada di bawah Fakultas Ekonomi. Lulusannya akan bergelar Sarjana Pertanian (S.P) atau Sarjana Agribisnis (S.Agr).

Jurusan ini mengkaji tentang bisnis atau usaha yang berhubungan dengan komoditas pertanian dari hulu ke hilir. Dengan tujuan agar dapat mengembangkan hasil sumber daya alam tersebut untuk pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Prospek kerja jurusan Agribisnis pun tidak hanya di bidang pertanian, tapi juga pada sub sektornya yaitu bidang peternakan, perikanan dan kehutanan. Bahkan sebenarnya lulusan Agribisnis pun bisa bekerja di bidang pendidikan, perbankan dan berwirausaha.

Jika kamu mengambil jurusan ini, kamu akan mempelajari banyak hal. Seperti teknologi pengembangan pangan, pertanian, akuntansi dasar, pemasaran dasar, komunikasi dan penyuluhan, IPA umum (biologi, fisika dan kimia umum), ekonomi (ekonomi mikro dan ekonomi makro), matematika bisnis, hingga pemberdayaan masyarakat dan perencanaan program pangan.

Di Indonesia, Agribisnis dapat dipelajari di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Di bawah ini adalah daftar perguruan tinggi yang memiliki jurusan atau prodi Agribisnis dengan nilai akreditasi A.

  1. Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan
  2. Universitas Pajajaran, Jawa Barat
  3. Universitas Lampung, Lampung
  4. Universitas Syiah Kuala, NAD
  5. Universitas Medan Area, Sumatera Utara
  6. Universitas 11 Maret, Jawa Tengah
  7. Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat
  8. Universitas Bengkulu, Bengkulu
  9. Universitas Lambung Mangkurat, Jawa Tengah
  10. Universitas Diponegoro, Jawa Tengah
  11. Universitas Pattimura, Maluku
  12. Universitas Udayana, Bali
  13. Universitas Jember, Jawa Timur
  14. Universitas Brawijaya, Jawa Timur
  15. Universitas Andalas, Sumatera Barat
  16. Universitas Jenderal Soedirman, Jawa Tengah
  17. Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan
  18. Universitas Trunojoyo, Jawa Timur
  19. Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat
  20. Uin Syarif Hidayatullah, Jakarta
  21. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Baca Juga: Kelebihan, Kekurangan, Serta Prospek Kerja Administrasi Bisnis

Kelebihan Dan Kekurangan Jurusan Agribisnis

Seperti jurusan lainnya, kelebihan dan kekurangan agribisnis yang juga tak terkecuali. Berikut adalah penjabaran dari kelebihan dan kekurangan jurusan agribisnis, agar kamu lebih mantap dalam menentukan pilihanmu.

Kelebihan Jurusan Agribisnis

  1. Peluang kerjanya luas. Kamu tidak hanya akan bekerja di sektor pertanian, peternakan atau perikanan saja. Kamu juga bisa berkarir di bidang pendidikan, penelitian dan manajemen yang berhubungan dengan sektor-sektor tersebut. Jadi saat lulus dari Agribisnis kamu bukan akan menjadi petani yang harus berkutat di sawah atau kebun saja. Kamu juga bisa berkantor di berbagai perusahaan, mengajar atau menjadi peneliti.
  2. Peluang masuk ke jurusan ini cukup besar. Walaupun Agribisnis merupakan jurusan yang cukup populer, persaingan untuk masuk ke dalamnya tidak terlalu sengit. Sainganmu tidak terlalu banyak dan hal itu akan mempermudah jalanmu untuk belajar di jurusan ini.
  3. Tersebar di banyak kampus. PTN maupun swasta. Hingga saat ini tercatat ada dua puluh satu perguruan tinggi yang memiliki jurusan Agribisnis dengan akreditasi A. Perguruan tinggi tersebut tidak hanya berada di pulau Jawa, tetapi juga di Sumatera, Bali dan Sulawesi.
  4. Lulusan Agribisnis cenderung mendapat penghasilan yang besar. Tentu saja karena perusahaan-perusahaan perkebunan, peternakan dan sejenisnya biasanya adalah perusahaan dengan omzet besar. Prospek kerja Agribisnis yang cerah dengan pendapatan yang besar tentu membuat Agribisnis menjadi jurusan incaran.
  5. Rentang ilmu yang dipelajari luas. Dengan belajar di Agribisnis, kamu tidak hanya akan mumpuni di bidang pertanian dan sektor-sektor yang berhubungan dengannya. Kamu juga akan piawai dalam bidang manajerial dan strategi usaha, membaca peluang bisnis, hingga memahami teknologi pengembangan pertanian. Seru bukan?

Baca Juga: Pengertian, Kelebihan, Kekurangan, Prospek Kerja Agroteknologi, dari ASN Hingga Peneliti

Kekurangan Jurusan Agribisnis

  1. Stigma jelek yang terlanjur melekat. Selama ini Agribisnis hanya dikenal sebagai bagian dari pertanian. Sedangkan stigma yang melekat pada pertanian hanya gambaran petani yang berlelah-lelah di sawah atau ladang. Padahal prospek kerja Agribisnis lebih dari sekadar bertanam atau memelihara ternak.
  2. Mahasiswanya dituntut cakap pada bidang yang luas. Karena Agribisnis mempelajari banyak hal mulai entrepreneurship hingga pengembangan pertanian, maka mahasiswanya juga dituntut untuk belajar lebih banyak. Hal ini akan menjadi tekanan tersendiri untuk mereka yang tidak terbiasa dengan padatnya ilmu yang harus dipelajari.
  3. Banyak praktikum dan kerja lapangan. Tentu saja karena kamu akan mempelajari seluk beluk pertanian dan sektor yang terkait dengannya. Juga cara memasarkan dan meningkatkan nilai hasil pertanian melalui teknologi modern. Maka akan banyak sekali praktik, tugas dan kerja lapangan yang akan kamu jalani di jurusan ini.
  4. Perguruan tinggi yang memiliki jurusan Agribisnis belum tersebar di seluruh Indonesia. Walaupun Indonesia memiliki wilayah pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan yang luas, nyatanya jurusan Agribisnis belum ada di semua perguruan tinggi negeri. Jadi kamu yang berasal dari beberapa daerah harus mengincar perguruan tinggi di daerah lain yang dekat dengan domisilimu jika ingin masuk Agribisnis.
  5. Belum banyak informasi terkait jurusan ini. Berbeda dengan jurusan lain yang lebih populer, belum banyak informasi yang lengkap tentang jurusan Agribisnis. Hal ini menuntut kamu untuk lebih sering dan aktif bertanya atau mencari informasi baik dari kampus incaranmu maupun situs-situs pendidikan.

Prospek Kerja Agribisnis Dan Karir Bagi Lulusannya

Walaupun kesannya kuliah di Agribisnis sulit, namun prospek kerja jurusan Agribisnis sangat menggiurkan. Kamu bisa berkarya di berbagai bidang. Karena sejatinya Agribisnis diperlukan di hampir semua sektor kehidupan. Termasuk pendidikan, ilmu pengetahuan, wirausaha, teknologi, ekonomi, pengembangan pangan, dll.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan, Serta Prospek Kerja Jurusan Ekonomi Pembangunan Di Masa Kini

Untuk lebih jelasnya berikut adalah beberapa prospek kerja Agribisnis dan peluang karir bagi para lulusannya.

  • Menjadi pengusaha di bidang pertanian. Kamu bisa menjadi distributor atau agen produk pertanian, membuka usaha perkebunan atau peternakan sendiri, konsultan atau kontraktor di bidang pertanian dan sektor terkait, usaha jasa boga, dll.
  • Berkarir sebagai PNS. Misalnya di Kementerian Pertanian atau Dinas Pertanian Daerah.
  • Karyawan perusahaan swasta dan BUMN. Misalnya pada bidang pengembangan produk, manajer lapangan dan pemasaran, kepala pabrik, pengawas perkebunan, Perusahaan swasta yang menerima lulusan Agribisnis biasanya bergerak di bidang perkebunan, kehutanan, pengembangan pangan dan teknologi.
  • Menjadi dosen atau guru di SMK pertanian. Untuk profesi dosen, tentu kamu harus mengantongi minimal ijazah S2 Agribisnis. Sedangkan untuk menjadi guru bisa dengan ijazah S1 Agribisnis.
  • Menjadi penyuluh pertanian. Baik pada instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat maupun perusahaan swasta.
  • Menjadi penulis dan kolomnis di bidang agribisnis.
  • Menjadi tim peneliti pada LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan bekerja di BPS (Badan Pusat Statistik).

Dari paparan prospek kerja Agribisnis di atas, bisa dilihat bahwa lulusan Agribisnis sangat diperlukan di berbagai bidang. Nah, bagaimana denganmu? Tertarik untuk belajar di jurusan ini?

Leave A Reply

Your email address will not be published.