Hasanaji Suka berbagi artikel seputar ; tips dan trik komputer, android, toko online, teknologi, gadget, internet, bisnis dan sesuatu hal yang penulis tahu untuk bisa dishare melalui blog ini.

Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat Kabel Cross Pada Jaringan Komputer

Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat Kabel Cross Pada Jaringan Komputer

Pada sebuah jaringan komputer, semua perangkat di dalamnya saling dihubungkan menggunakan kabel jaringan. Namun sebelumnya kamu perlu tahu pengertian fungsi serta cara membuat kabel cross pada jaringan komputer. Kabel jaringan yang biasa digunakan sebagai media transfer antar komputer adalah kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Sebuah kabel UTP terdiri dari 8 kabel-kabel kecil berbeda warna, yang dililit menjadi 4 pasangan kabel.

Berdasarkan susunan pemasangan warna kabel, kabel UTP di bedakan menjadi 3 jenis, yaitu kabel UTP Straight, Cross dan Roll. Pada artikel kali ini, kami akan membahas lebih rinci mengenai pengertian, fungsi, dan cara membuat kabel cross pada jaringan komputer.

Pengertian Kabel Cross pada Jaringan Komputer

Kabel cross merupakan kabel UTP yang dipilin dengan susunan kabel standart dengan urutan kabel yang berbeda. Ada dua standart urutan kabel yang umum digunakan, yaitu T568-A dan T568-B. Untuk menyusun/ membuat kabel cross, maka susunan kabel di buat saling silang. Misalkan jika ujung kabel 1 menggunakan urutan kabel T568-A, maka ujung kabel yang lain menggunakan urutan kabel T568-B. Untuk lebih jelasnya akan dibahas pada bagian cara membuat kabel cross.

Fungsi Kabel Cross pada Jaringan Komputer

Fungsi kabel cross pada jaringan komputer adalah untuk menghubungkan 2 perangkat yang sama ke dalam satu jaringan. Misalnya menghubungkan komputer dengan komputer, hub dengan hub, atau switch dengan switch. Sedangkan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda, seperti misalnya komputer dengan hub, biasanya menggunakan kabel straight.

Cara Membuat Kabel Cross pada Jaringan Komputer

Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat Kabel Cross Pada Jaringan Komputer

Seperti yang telah dibahas sebelumnya pada bagian pengertiankabel cross pada jaringan komputer, untuk membuat kabel cross maka susunan kabel UTP dibuat saling silang, yaitu dengan urutan susunan kabel standart yang berbeda pada masing-masing ujungnya.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Terdapat dua standart susunan kabel UTP yang umum digunakan yaitu T568-A dan T568-B.

Susunan T568-A adalah sebagai berikut: Pin 1: Putih Hijau, Pin 2 : Hijau, Pin 3 : Putih Orange, Pin 4 : Biru, Pin 5 : Putih Biru, Pin 6 : Orange, Pin 7 : Putih Coklat, dan Pin 8 : Coklat.

Susunan T568-B adalah sebagai berikut: Pin 1 : Putih Orange, Pin 2 : Orange, Pin 3 : Putih hijau, Pin 4 : Biru, Pin 5 : Putih Biru, Pin 6 : Hijau, Pin 7 : Putih Coklat, dan Pin 8 : Coklat.

Untuk membuat kabel cross, maka urutan susunan masing-masing ujungnya adalah sebagai berikut: Pin 1 : Putih Orange – Putih Hijau, Pin 2 : Orange – Hijau, Pin 3 : Putih Hijau – Putih Orange, Pin 4 : Biru – Biru, Pin 5 : Putih Biru – Putih Biru, Pin 6 : Hijau – Orange, Pin 7 : Putih Coklat – Putih Coklat, danPin 8 : Coklat – Coklat.

Peralatan yang di gunakan untuk membuat kabel cross pada jaringan komputer:

  1. Konektor RJ-45 (min 2 buah)
  2. Kabel UTP
  3. Tang Crimping (untuk memotong kabel dan menjepit konektor)
  4. LAN Tester (untuk mengecek keberhasilan pembuatan kabel cross)

Langkah-langkah membuat kabel cross pada jaringan komputer:

  1. Kita akan membuat susunan kabel standar A pada ujung kabel pertama.
  2. Ukur ujung kaber sepanjang 2-3 cm, lalu sayat bagian luar kabel UTP
  3. Pisahkan kable-kable kecil yangsaling melilit, lalu urutkan warna kabel sesuai standar susunan T568-A. Mulailah penyusunan dari sebelah kiri.
  4. Rapikan dan ratakan kabel-kabel tersebut, sesuai ukuran konektor RJ-45
  5. Masukkan kabel kedalam konektor hingga mentok, dengan posisi pin menghadap keatas.
  6. Patenkan pemasangan kabel pada konektorRJ-45 menggunakan Crimping Tool, tekan keras hinnga terdengar bunyi ‘klik’.
  7. Pada ujung kabel kedua, kita akan membuat susunan standar B. Lakukan langkah kerja seperti nomor 2 – 6 diatas, namun dengan urutan warna yang sesuai dengan susunan kabel standar T568-B.
  8. Setelah kedua kabel dipasangkan pada konektor RJ-45, lakukan pengecekan dengan menggunakan LAN Tester.

Demikian artikel mengenai pengertian, fungsi, dan cara membuat kabel cross pada jaringan komputer ini. semoga bermanfaat!

Hasanaji Suka berbagi artikel seputar ; tips dan trik komputer, android, toko online, teknologi, gadget, internet, bisnis dan sesuatu hal yang penulis tahu untuk bisa dishare melalui blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *