Hasanaji Suka berbagi artikel seputar ; tips dan trik komputer, android, toko online, teknologi, gadget, internet, bisnis dan sesuatu hal yang penulis tahu untuk bisa dishare melalui blog ini.

Pengertian dan Fungsi, Bagian – Bagian Utama Protokol pada Jaringan Komputer

Pengertian dan Fungsi, Bagian - Bagian Utama Protokol pada Jaringan Komputer

Dalam sebuah jaringan komputer, keberadaan protocol memiliki peran yang sangat penting. Sebab protokol merupakan salah satu pedoman yang harus diikuti, agar pertukaran informasi antar suatu perangkat komputer dalam jaringan dapat berjalan dengan baik.

Pada awal tahun 1970-an protokol dirancang pertama kali hanya untuk menghubungkan beberapa node. Namun seiring perkembangan internet, penggunaan protokol semakin luas hingga muncullah berbagai macam protokol. Sayangnya protokol dari pabrik tertentu tidak dapat terhubung dengan protokol lain. Hingga akhirnya dibuatlah standarisasi protokol secara internasional.

Dalam artikel kali ini, kami akan membahas lebih rinci mengenai pengertian, fungsi, serta bagian-bagian protokol.

Pengertian Protokol pada Jaringan Komputer

Protokol merupakan sebuah format, atau aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi dalam semua perangkat pada jaringan komputer. Fungsi yang didefinisikan oleh protokol tersebut antara lain meliputi pengiriman serta penerimaan data atau informasi. Aturan standar ini digunakan untuk mengatur agar dapat tercipta hubungan komunikasi atau pertukaran data yang baik dan akurat antar perangkat dalam jaringan.

Pengertian dan Fungsi, Bagian - Bagian Utama Protokol pada Jaringan Komputer

Protokol berada dalam semua layer pemodelan pada jaringan komputer, dan semua protokol dalam semua layer tersebut dapat saling berkomunikasi. Meskipun demikian, tidak semua protokol dalam setiap layer memiliki fungsi serta fitur yang sama. Setiap perangkat dalam jaringan, wajib memiliki protokolnya sendiri yang sesuai dengan fungsinya, baik sebagai penerima (receiver) maupun pengirim (transmitter).

Fungsi Protokol pada Jaringan Komputer

Secara umum protokol berfungsi untuk menghubungkan pengirim (transmitter) dengan penerima (receiver), agar dapat terjalin komunikasi antar perangkat dalam suatu jaringan komputer. Secara lebih spesifik, fungsi protokol didefinisikan sebagai berikut:

  1. Sebagai pelengkap informasi (enkapsulasi) data dan informasi yang dikirimkan oleh transmitter. Data-data yang dikirimkan berupa paket data dalam bentuk blok-blok yang dikontrol oleh Protocol Data Unit (PDU). Tiap PDU tersebut berisi data serta informasi kontrol, seperti kode koreksi urutan frame, alamat pengirim atau penerima, serta informasi tambahan lainnya.
  2. Membangun hubungan komunikasi (connection control) antara transmitter dan receiver. Setelah koneksi tercipta, terjadi penetapan lokasi, perpindahan data, dan penghentian sambungan. Selain itu, memperbaiki sambungan jika terjadi gangguan juga merupakan fungsi protokol sebagai connection control.
  3. Melakukan pengaturan arus data dari transmitter ke receiver. Adalah fungsi protokol untuk membatasi jumlah data ataupun informasi yang dikirim, dengan memanfaatkan fitur stop dan wait yang dimilikinya. Transmitter hanya akan mengirimkan data selanjutnya, setelah receiver mengirimkan balasan bahwa data yang dikirimkan sebelumnya telah sampai. Sehingga menimalisir terjadinya banjir data dalam jaringan.
  4. Mengendalikan gangguan (error control) yang terjadi saat pengiriman data sedang berlangsung. Ketika terjadi gangguan, receiver mengirimkan kode error detecting melalui PDU kepada transmitter. Transmitter kemudian mengecek kode error yang diterimanya tersebut. Jika benar terjadi kesalahan, maka paket data akan dibuang. Jika tidak, transmitter akan mengirim kode retransmit.
  5. Membagi (fragmentasi) data menjadi beberapa paket data dan menggabungkan (reassembly) paket-paket data menjadi suatu data yang utuh. Fungsi protokol ini dapat meningkatkan efesiensi jalanya kontrol kesalahan pengiriman data, serta mencegah suatu channel mendominasi media pengiriman data.
  6. Memberi pelayanan komunikasi data, meliputi prioritas serta keamanan pengiriminan data. Misalnya melakukan pembatasan akses suatu paket data, mengatur prioritas suatu paket, mengatur batas koneksi, kualitas jaringan, dan lain sebagainya.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Bagian – Bagian Utama Protokol pada Jaringan Komputer

Suatu protokol pada jaringan memiliki empat bagian utama, yaitu Service Access Point, Service Data Unit, Protocol Data Unit, dan Protocol Control Information. Berikut penjelasan lebih rinci mengenai bagian-bagian utama protokol pada jaringan komputer:

  1. SAP (Service Access Point) adalah bagian protokol jaringan yang berfungsi sebagai interface antar layer (layer-layer bagian atas dengan layer-layer bagian bawah) yang saling berhubungan.
  2. SDU (Service Data Unit) adalah bagian protokol jaringan yang berfungsi untuk menangani paket data antar layer.
  3. PDU (Protocol Data Unit) adalah bagian protokol jaringan komputer yang mengatur pertukaran paket antar perangkat dalam jaringan.
  4. PCI (Protocol Control Information) adalah bagian protokol jaringan yang berfungsi untuk mengontrol semua informasi yang berasal/ dihasilkan oleh protokol.

Demikian artikel mengenai pengertian, fungsi, serta bagian-bagian utama protokol pada jaringan komputer ini. Semoga bermanfaat!

Hasanaji Suka berbagi artikel seputar ; tips dan trik komputer, android, toko online, teknologi, gadget, internet, bisnis dan sesuatu hal yang penulis tahu untuk bisa dishare melalui blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *