Hasanaji Suka berbagi artikel seputar ; tips dan trik komputer, android, toko online, teknologi, gadget, internet, bisnis dan sesuatu hal yang penulis tahu untuk bisa dishare melalui blog ini.

Pengertian Algoritma dan Contohnya

pengertian algoritma dan contohnya

Algoritma saat ini menjadi hal yang umum harus dipelajari bagi setiap orang yang hendak belajar pemrograman. Kamu perlu tahu pengertian algoritma dan contohnya dalam pemprograman komputer. Tanpa algoritma program tidak akan dapat tercipta dan jika algoritma tidak benar maka akan muncul kesalahan pada program yang dibuat, algoritma adalah komponen penting dalam dunia teknologi informasi khususnya dalam dunia pemrograman itu sendiri.

Pengertian Algoritma

Pengertian algoritma mungkin agak susah bagi orang awam untuk memahami namun akan kami jelaskan secara singkat sebagai berikut. Pengertian Algoritma secara sederhana adalah langkah – langkah praktis dalam menyelesaikan suatu persoalan / masalah. Algoritma merupakan urutan yang bersifat logis untuk menyelesaikan suatu masalah. Kebanyakan algoritma saat ini digunakan untuk membuat sebuah program, maka dari itu keberadaan algoritma dan pemrograman tidak dapat dipisahkan.

pengertian algoritma dan contohnya

Algoritma adalah dasar dari pemrograman, dimana jika anda ingin membuat program tentu harus menentukan dulu algoritmanya seperti apa, dan dibuat dalam bentuk seperti apa. Ada beberapa fungsi dan contoh penggunaan algoritma, anda tidak perlu pusing mencarinya karena telah kami paparkan dalam poin berikut.

Fungsi Algoritma

Sesuai pengertian yang sudah kami sampaikan sebelumnya, algoritma memiliki beberapa fungsi , antara lain sebagai berikut :

  1. Algoritma memiliki fungsi untuk menyelesaikan suatu persoalan / masalah dengan langkah – langkah logis
  2. Algoritma berfungsi untuk menentukan alur sistem atau program yang hendak dibuat
  3. Algoritma berfungsi untuk menentukan cara kerja mesin atau perangkat komputer, dimana jika perangkat itu ingin berjalan dengan baik, maka algoritma yang benar terlebih dahulu ditentukan
  4. Algoritma berfungsi dalam menentukan perhitungan – perhitungan baik yang bersifat sederhana maupun kompleks
  5. Algoritma memiliki fungsi untuk membentuk program seperti yang diinginkan oleh pengguna

Baca juga artikel :

Beberapa fungsi di atas sudah mewakili fungsi algoritma secara umum. Algoritma pada dasarnya memiliki fungsi yang cukup vital bagi pemrograman maupun teknologi informasi karena sangat menentukan banyak hal, mulai dari cara kerja perangkat, program, bahkan sistem yang ada di dalamnya.

Contoh Algoritma

Contoh penggunaan algoritma dapat dijumpai dalam beberapa kasus, namun kami akan memberi beberapa contoh penggunaan algoritma untuk menyelesaikan kasus baik itu yang berhubungan dengan pemrograman maupun bukan dalam beberapa poin berikut.

  1. Contoh penggunaan algoritma sederhana untuk keliling persegi panjang (Bukan pemrograman)

Untuk menghitung keliling persegi panjang menggunakan algoritma, dapat melalui langkah berikut :

  • Tentukan/ukur panjang dan lebar persegi panjang
  • Jumlahkan panjang dan lebar persegi panjang
  • Kalikan dengan angka 2
  • Keliling persegi panjang ditemukan

Dalam contoh di atas, untuk menentukan keliling persegi panjang cukup mudah dilakukan karena langkah yang diberikan cukup jelas dan logis

  1. Contoh penggunaan algoritma untuk menghitung keliling persegi
  • Input Sisi
  • Keliling <- Sisi * 4
  • Output Keliling

Dalam algoritma di atas dijelaskan secara singkat mengenai cara menghitung persegi dengan mudah, yakni memasukkan sisi persegi, kalikan dengan angka 4 dan kemudian hasil keliling keluar. Disini penggunaan kalimat dalam algoritma dipersingkat.

  1. Contoh penggunaan algoritma Ganjil Genap dengan pseudocode

Salah satu cara membuat algoritma ialah dengan menggunakan pseudocode, pseudocode adalah notasi atau kode yang menyederhanakan pernyataan sehari – hari dalam pembuatan algoritma. Contoh algoritma menggunakan pseduocode adalah sebagai berikut (Kasus menentukan ganjil genap bilangan) :

  1. Input (x)
  2. R <- x mod 2
  3. If ( r = 0 ) then write (“Bilangan Genap”) else (“ Bilangan Ganjil”)

Penjelasan di atas adalah mula – mula masukkan angka kemudian dijadikan variabel ‘x’, setelah itu ‘x’ dibagi dengan angka 2 dengan metode mod (modulus) untuk dicari apakah ada sisa hasil perhitungan atau tidak, terdapat percabangan ‘if’ jika tidak ada sisa atau nol maka bilangan tersebut genap, dan jika ada sisa (tidak sama dengan nol) maka akan dinyatakan bilangan tersebut bilangan ganjil. Hasil akhir berupa pernyataan ganjil atau genap. Memang pseudocode ringkas dalam penulisan namun agak susah dipahami oleh orang awam.

Sebenarnya poin di atas merupakan dasar dari pengertian algoritma dan pemrograman yang cukup luas, silahkan jika anda ingin tahu lebih lanjut bisa mencari referensi ilmu algoritma di buku atau internet agar menambah wawasan anda. Semoga tulisan kami mengenai pengertian algoritma dan contohnya memberi manfaat dan wawasan bagi anda.

Hasanaji Suka berbagi artikel seputar ; tips dan trik komputer, android, toko online, teknologi, gadget, internet, bisnis dan sesuatu hal yang penulis tahu untuk bisa dishare melalui blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *